Rabu, 06 Juli 2011

43. Al Karim

Al Karim ialah Dzat yang banyak memberi dan berbuat baik tanpa diminta. Berbeda dengan As-Sakhiy (dermawan) yang suka memberi karena diminta. Atas dasar inilah, Allah memberikan nama-Nya dengan Al-Karim, bukan As-Sakhiy.

Ada pendapat lain mengatakan, bahwa Al-Karim artinya ialah jika mampu membalas, ia justru memaafkan; jika berjanji, ia menepati; dan jika memberi, ia melebihi apa yang diharapkan, tidak peduli berapa banyak ia memberi dan kepada siapa ia memberi. Jika timbul kebutuhan kepada selainnya, ia tidak rela. Dia tidak menyia-nyiakan orang yang berlindung atau menyerahkan diri kepadanya, dan dicukupkannya orang itu dari perantara dan pembela lain. Tidak ada yang memiliki sifat-sifat ini selain Allah SWT.

Ibnu ‘Atha berkata: “Al-Karim ialah Dzat yang tidak dilampaui oleh harapan.”

Berakhlak dengan ism ini mengharuskan Anda menjadikan seluruh anggota tubuh Anda sebagai wakaf kepada-Nya, wajah Anda menghadap kepada-Nya, dan kemauan Anda tertuju kepada-Nya.

Khasiatnya
Barangsiapa memperbanyak zikir dengan ism ini ketika hendak tidur dan dilakukan secara rutin, maka Allah akan menanamkan sifat karim ke dalam hati orang-orang arif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar