Rabu, 06 Juli 2011

32. Al Khabir

Al Khabir ialah Dzat Yang Maha Mengetahui akan perkara-perkara yang halus. Dia adalah Dzat yang tidak tersembunyi bagi-Nya berita-berita yang batin, dan tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya sesuatu pun di bumi dan di langit, dan tidak bergerak sesuatu benda sekecil atom pun di alam semesta ini dan tidaklah hati bergejolak atau tenteram, melainkan ilmu Allah SWT meliputnya. Dari segi ini ia dapat pula diartikan Al ‘Alim. Namun, ilmu bila ditambah dengan pengetahuan tentang hal-hal yang tersembunyi di batin disebut khabrah, sedangkan yang mempunyai sifat demikian disebut khabir.

Keberuntungan seorang hamba dari sifat ini mengharuskan dia bersikap mengetahui segala yang terjadi di alam semesta dan dalam dirinya, yaitu hati dan badannya. Hendaklah ia berhati-hati dan selalu waspada terhadap segala yang tersembunyi di dalam hatinya, seperti khianat, tipuan, menampakkan kebaikan dan menyembunyikan kejahatan. Yang dimaksud dengan badannya ialah nafsunya. Maka dalam hal ini ia tidak boleh tunduk kepada bisikannya dan tidak boleh condong kepada haawa nafsunya. Itu semua tidak akan diketahui kecuali oleh mereka yang sangat mengenal dirinya dan tipu dayanya, sehingga ia bersiap-sedia untuk melawannya.

Berakhlak dengan ism ini mengharuskan seseorang mencukupkan diri dengan apa-apa yang telah diketahui oleh Allah SWT dan pengetahuan-Nya yang dalam mengenai hamba-hamba-Nya, dan hendaklah ia meninggalkan sifat-sifat riya dan dibuat-buat.

Khasiatnya
Barangsiapa berzikir dengan ism ini selama tujuh hari, maka akan datang kepadanya ruhaniah (sebangsa malaikat) yang akan memberitahukan kepadanya berita-berita yang dinginkannya, seperti berita-berita tentang kejadian yang berlangsung pada tahun itu, atau berita tentang raja-raja, atau berita tentang hati dan lain-lain. Barangsiapa berada di dalam kekuasaan orang yang selalu menganiayanya, maka ia harus memperbanyak berzikir dengannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar