23. Al Khafidh, 24. Ar Rafi’

Kedua ism ini merupakan asma Allah yang diriwayatkan di dalam khabar (hadis); keduanya termasuk sifat fi’il Allah, yaitu meninggikan orang yang dikehendaki-Nya dengan memberikan nikmat-nikmat-Nya, dan merendahkan orang yang dikehendaki-Nya dari pangkatnya dengan siksaan-Nya.

Dikatakan bahwa Al-Khafidh itu ialah Dzat yang merendahkan musuh-musuh-Nya dengan kehinaan, dan Ar-Rafi’ itu ialah Dzat yang meninggikan wali-wali-Nya dengan kemenangan.

Ada pula pendapat yang mengatakan, bahwa Al Khafidh itu ialah Dzat yang merendahkan orang-orang kafir dengan kesialan, dan meninggikan orang-orang beriman dengan kebahagiaan. Meninggikan aulia-Nya dengan mendekatkan mereka kepada-Nya dan merendahkan musuh-musuh-Nya dengan menjauhkan mereka dari-Nya.

Barangsiapa telah dibersihkan musyahadah-nya dari takhayul dan dibebaskan keinginannya dari nafsu tercela, maka ia telah diangkat Allah kepada derajat malaikat muqarrabin. Dan barangsiapa terbatas musyahadah-nya pada segala yang dapat dirasakan saja dan kemauannya pada hawa nafsu yang juga dimiliki oleh hewan, maka tandaanya ia telah direndahkan oleh Allah ke tingkat yang serenndah-rendahnya. Dan ini semua tidak bisa dilakukan keecuali oleh Allah SWT; hanya Dialah yang berkuasa merendahkan dan meninggikan.

Di antara syarat keberuntungan seorang hamba dari ism ini adalah agar ia meninggikan kebenaran dan merendahkan kebatilan. Yaitu dengan jalan membantu (menolong) kebenaran dan menentang kebatilan. Memusuhi musuh-musuh Allah guna merendahkan mereka, dan menolong wali-wali Allah untuk meninggikan mereka.

Khasiatnya
Barangsiapa membaca Al Khafidh sebanyak lima ratus kali, maka semua hajatnya akan dipenuhi Allah. Dan barangsiapa membaca Ar Rafi’ sebanyak tujuh puluh kali, niscaya ia akan selamat dari gangguan orang-orang yang aniaya.
Labels: Power Khasiyat Asmaul Husna

Thanks for reading 23. Al Khafidh, 24. Ar Rafi’. Please share...!

0 Comment for "23. Al Khafidh, 24. Ar Rafi’"

Back To Top