Menata Hati, Mengukir Nasib.

Syari'at Menumbuhkan Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self-Discipline)

Sebuah tindakan akan menjadi kebiasaan jika dilakukan secara terus-menerus dan konsisten. Pengulangan adalah kekuatan dahsyat untuk mencapai keunggulan. Untuk membangun kebiasaan tersebut diperlukan disiplin diri yang kokoh. Dengan menjadi disiplin, berarti kita telah mengalahkan dan mampu mengendalikan diri untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam hidup.

Tanamlah gagasan, petiklah tindakan.
Tanamlah tindakan, petiklah kebiasaan.
Tanamlah kebiasaan, petiklah watak.
Tanamlah watak, petiklah nasib.

Ada kebiasaan tertentu yang menyebabkan seseorang terus menerus sukses. Sedangkan kebiasaan lainnya mengakibatkan seseorang terus mengalami kegagalan. Kebiasaan sukses membawa kemajuan setiap harinya, sedangkan kebiasaan gagal menyebabkan seseorang mengalami kemunduran atau hanya berjalan di tempat.
Nah, kebiasaan mana yang ingin kita miliki?

Thomas H. Huxley, seorang penulis abad 19, mendefinisikan dengan baik sekali tentang kebiasaan orang-orang sukses, yaitu,” Kemampuan melakukan hal yang harus dilakukan, ketika itu memang perlu dilakukan, tidak peduli anda suka atau tidak dalam melakukannya.”

Jadi sebenarnya manusia adalah budak dari kebiasaannya, jika demikian mengapa kita tidak memilih menjadi budak dari kebiasaan yang baik. Maxwell Maltz yang terkenal sebagai bapak Psichocybernetic mengatakan bahwa untuk menciptakan sebuah kebiasaan dibutuhkan 21 hari. Artinya selama 21 hari ke depan kita memiliki kekuatan untuk menciptakan kebiasaan yang baik atau buruk, kebiasaan gagal atau sukses. Dan dibutuhkan usaha yang konsisten untuk menciptakan sebuah kebiasaan buruk seperti juga menciptakan kebiasaan baik. Kebiasaan yang konsisten ini dikenal sebagai disiplin diri.

Hal kecil bila dilakukan dengan disiplin sangat dahsyat akibatnya. Saya pernah melihat batu cadas yang keras menjadi berlubang hanya karena terus ditetesi air yang begitu lembut. Batu karang yang begitu keras terkikis oleh ombak di pantai.

Begitu pula impian anda yang mustahil bisa terwujud dengan disiplin harian yang sudah diperhitungkan perlu dilakukan untuk mencapai kesuksesan anda. Tindakan harian yang konsisten ini akan mengakibatkan anda memiliki kebiasaan sukses yang pada gilirannya akan menentukan nasib anda. Karena nasib adalah buah dari pohon kebiasaan, entah nasib baik atau buruk.

Tentu kita tidak bisa mengendalikan hal yang berada di luar kendali kita, namun orang sukses memilih untuk mengontrol apa yang bisa dikendalikan yaitu fikiran dan sikap di dalam diri sendiri. Karena sikap kita akan mengontrol tindakan kita yang nantinya membentuk kebiasaan yang pada saatnya akan merangkai nasib kita.

Aristoteles seorang filsuf yang hidup di masa lampau mengatakan bahwa manusia belajar paling efektif dengan belajar melakukan. Seorang belajar berjalan dengan berlatih berjalan setiap hari. Juga seorang atlet sepeda menjadi ahli dengan berlatih setiap hari.

Juga seorang perenang menjadi perenang yang handal dengan berlatih setiap hari selama berjam-jam. Begitu pula seorang astronot, juru masak, penulis, sampai pemusik menjadi pakar karena melakukan latihan setiap harinya selama bertahun-tahun. Begitu pula pemikir besar melatih pikirannya setia hari untuk berpikir hal yang bijaksana, sama seperti pemikir pecundang atau pemikir negatif yang melatih pikirannya setiap hari untuk mendapatkan hasil yang kecil atau nasib buruk.

Hati-hatilah mengontrol tindakan anda setiap harinya. Sadarilah apa yang anda pikirkan dan lakukan, apakah akan membawa kebaikan atau keburukan. Karena itulah yang Akan membawa anda ke tempat yang anda inginkan atau hanya diam di tempat.

Kekuatan Disiplin Akan Membawa Anda Terbang Tinggi Bersama Kisah Sukses Anda Dalam Setiap Proses Hidup.”

Bila Anda selalu berpikir dan berkata mau meraih sukses, tapi malas untuk mendisiplinkan diri sendiri buat meraih sukses yang Anda inginkan. Maka sukses itu hanya menjadi mimpi dan sebatas obsesi saja, tanpa disiplin akan sulit meraih sukses seperti yang Anda inginkan.

Sukses selalu tidak mempedulikan betapa jenius dan berbakatnya Anda, otak jenius dan bakat-bakat luar biasa itu hanya akan menjadi biasa-biasa saja, tanpa disiplin untuk meraih sukses. Tetapi, Anda yang biasa-biasa saja bila mau menata potensi diri dengan kekuatan disiplin diri yang tinggi, maka Anda pun akan berubah menjadi orang sukses yang jenius dan andal. Kehidupan ini selalu berpihak kepada para pejuang yang mau membangun perjalanan hidup dengan kekuatan disiplin diri yang tinggi, dan kehidupan ini juga menutup semua jalan sukses buat para pemalas yang enggan berbuat apa-apa di dalam kehidupan. Bakat, kecerdasan, dan potensi hebat hanya akan terkubur bersama perasaan malas, jika Anda tidak menjalankan disiplin diri yang konsisten di dalam hidup.

Disiplin diri tidak sekedar kata-kata sakti yang langsung dapat merubah Anda menjadi sesuatu yang hebat dan andal, tapi disiplin diri merupakan sebuah kekuatan mental yang harus terus-menerus dilatih dan diasah untuk bisa menjadi kekuatan yang mengarahkan hidup Anda ke jalan tujuan yang sama dengan impian dan harapan Anda. Jangan biarkan kekuatan disiplin Anda hilang bersama alasan dan dalih yang melemahkan semangat hidup. Anda harus yakin bahwa bakat dan kehebatan potensi diri Anda takkan mampu mencapai potensi maksimal tanpa penerapan disiplin diri yang tegas dan konsisten. Disiplin diri mendorong Anda maju ke level yang lebih tinggi untuk meraih sukses di puncak yang lebih dari yang Anda pikirkan.

Mengutip kata-kata Jackson Brown, “Bakat tanpa disiplin seperti seekor cumi diatas papan selancar. Banyak gerakan, tetapi Anda tak pernah tahu apakah gerakan itu maju, mundur, atau kesamping.

Kalau Anda yakin memiliki bakat dan potensi hebat, dan Anda telah sibuk siang malam, tetapi hasil sukses hanya sebatas harapan, mungkin saatnya Anda berpikir untuk bersahabat dengan kekuatan disiplin. Kekuatan disiplin akan membawa Anda terbang tinggi bersama kisah sukses Anda dalam setiap proses hidup.

Nah, silahkan anda cari & korelasikan sendiri makna yang terkandung antara Judul dan isi dalam artikel ini. SALAM SUKSES.
ads
Labels: ISLAM UNTUK KITA

Thanks for reading Syari'at Menumbuhkan Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self-Discipline). Please share...!

0 Comment for "Syari'at Menumbuhkan Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self-Discipline)"

Back To Top