Jumat, 13 Juli 2012

Pintu Masuk Setan & Ilmu Gendam

Anda pernah bermain Catur...???
Bagaimana kemampuan dan kualitas permainan anda ketika melawan orang yg itu-itu aja, yg level kompetensinya sudah anda ketahui....???
Kemampuan anda menjadi stagnan bukan.....???

Maka sekali waktu tumbuhkan keberanian, dan carilah lawan main di luar lingkaran lama anda. Serta carilah lawan yg kompetensinya di atas anda. Maka tanpa sadar, anda akan mendapati diri anda sudah jauh berkembang....

Tidak hanya dari seorang kawan kita beroleh kekuatan...
Bahkan lawanpun diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan...
Itulah Rahasia dibalik penciptaan Iblis dan syetan....
Dihadirkan untuk semakin menghebatkan dan memuliakan manusia....

SALAM SUKSES....
www.naqsdna.com

PINTU MASUK ILMU GENDAM
Ilmu gendam adalah sebuah disiplin ilmu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain agar menuruti apapun yang menjadi kehendak sang pelaku gendam. Ilmu gendam memadukan dua unsur keilmuan, yaitu kekuatan Jiwa (Magnetisme) dan ilmu Covert Hypnosis.

Semua pelaku kejahatan yang menggunakan ilmu gendam bukanlah orang yang memperoleh pendidikan resmi ilmu hypnosis modern. Pada umumnya mereka memahami ilmu Covert Hypnosis secara autodidak berdasarkan pengalaman mereka dalam berkomunikasi dan berhubungan dengan orang lain. Mereka mempelajari tekhnik komunikasi hypnosis ini di jalanan serta dari dukun-dukun yang menjadi guru mereka.

Hypnosis adalah sebuah fenomena alamiah. Semua manusia pernah mengalami terhypnosis serta pernah menggunakan hypnosis untuk mempengaruhi orang lain. Jadi tidak heran bila pola bahasa hypnosis ini sebenarnya juga sangat dikuasai secara alamiah oleh orang-orang yang mempunyai profesi sebagai seorang pemimpin, tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua kelompok, para pedagang, salesman, dan juga orang-orang yang bergerak di bidang konsultasi spiritual dan metafisika. Intinya orang-orang yang dalam keseharian mereka sering terlibat untuk mempengaruhi orang lain.

Karena ilmu komunikasi ini didapat melalui pengalaman hidup, maka cara mensikapi dan menggunakannya sangat berbeda dengan mereka yang telah mendalami ilmu Covert Hypnosis secara resmi melalui suatu pelatihan yang telah berstandard resmi. Bagi pelajar yang telah mengikuti pelatihan resmi, pengetahuan mereka menjadi lebih luas serta lebih terstruktur. Sehingga mereka dapat mengaplikasikannya untuk berbagai bidang yang positif. Seperti untuk memberikan terapi, motivasi, dll. Dengan demikian merekapun lebih mudah memperoleh rejeki yang halal, dan merasa rugi bila menggunakan keilmuan ini untuk merugikan orang lain.

Berbeda dengan mereka yang belajar secara autodidak, pengetahuan mereka menjadi sangat terbatas. Sehingga aplikasinyapun bersifat terbatas dan untuk hal-hal yang bersifat khusus saja. Keterbatasan inilah terkadang yang membuat mereka terdorong untuk menggunakan keilmuan ini di jalan yang tidak benar.

Salah satu pintu untuk memasukkan pengaruh ilmu Gendam kepada orang lain adalah melalui pintu "KETAKJUBAN", atau ter"PUKAU". Ketika anda takjub atau terpukau oleh seseorang, maka sebenarnya saat itulah gerbang kesadaran anda sedang terbuka. Dan siap untuk diterobos dengan sebuah sugesti yang bakal anda turuti. Maka tak heran bila ilmu gendam ini dalam bahasa melayu disebut Ilmu Pukau, yang memang fungsinya adalah untuk memukau korbannya dan masuk dalam jebakan pengaruhnya.

Cth.
  • Bila anda terpukau oleh penampilan seorang tukang sulap, maka saat itu anda sedang masuk ke dalam jebakan pengaruh seorang tukang sulap.
  • Bila anda terpukau oleh penampilan seorang artis atau selebritis, maka saat itu anda telah terpengaruh untuk menjadi fans beratnya.
  • Bila anda terpukau oleh penampilan orang sakti, maka anda telah terpengaruh oleh kesaktiannya.
  • dll....
Makanya tidak heran, bila seseorang melakukan segala cara untuk mempengaruhi orang lain dengan cara melakukan sesuatu yang membuat orang lain terpukau dengan penampilannya. Karena begitu anda terpukau, maka saat itu juga anda bebas untuk dia kendalikan. Makanya orang tua-tua jawa menasehati kita dengan kalimat "OJO NGGUMUNAN" yang artinya jangan mudah takjub.

Pada prinsipnya, pintu masuk ilmu gendam itu hampir sama dengan pintu masuk setan dalam menggoda manusia. Yaitu melalui emosi-emosi yang negatif dan tidak terkendali. Pintu-pintu masuk setan itu antara lain adalah :

Pintu pertama: HASAD, DENGKI, TAMAK/SERAKAH
Ini adalah pintu terbesar yang akan dimasuki setan yaitu hasad (dengki) dan tamak. Jika seseorang begitu tamak pada sesuatu, ketamakan tersebut akan membutakan, membuat tuli dan menggelapkan cahaya kebenaran, sehingga orang seperti ini tidak lagi mengenal jalan masuknya setan. Begitu pula jika seseorang memiliki sifat hasad, setan akan menghias-hiasi sesuatu seolah-olah menjadi baik sehingga disukai oleh syahwat padahal hal tersebut adalah sesuatu yang mungkar.

Pintu kedua: MARAH YANG TIDAK TERKENDALI
Ini juga adalah pintu terbesar yaitu marah. Ketahuilah, marah dapat merusak akal. Jika akal lemah, pada saat ini tentara setan akan melakukan serangan dan mereka akan menertawakan manusia. Jika kondisi kita seperti ini, minta perlindunganlah pada Allah.

Pintu ketiga: KEINDAHAN
Yaitu sangat suka menghias-hiasi tempat tinggal, pakaian dan segala perabot yang ada. Orang seperti ini sungguh akan sangat merugi karena umurnya hanya dihabiskan untuk tujuan ini.

Pintu keempat: SYAHWAT MULUT
Yaitu kenyang karena telah menyantap banyak makanan. Keadaan seperti ini akan menguatkan syahwat dan melemahkan untuk melakukan ketaatan pada Allah. Kerugian lainnya akan dia dapatkan di akhirat.

Pintu kelima: SUKA MENJILAT
Yaitu tamak pada orang lain. Jika seseorang memiliki sifat seperti ini, maka dia akan berlebih-lebihan memuji orang tersebut padahal orang itu tidak memiliki sifat seperti yang ada pada pujiannya. Akhirnya, dia akan mencari muka di hadapannya, tidak mau memerintahkan orang yang disanjung tadi pada kebajikan dan tidak mau melarangnya dari kemungkaran.

Pinta keenam: TERGESA-GESA
Yaitu sifat selalu tergesa-gesa dan tidak mau bersabar untuk perlahan-lahan. Padahal terdapat sebuah hadits dari Anas, di mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah. Sedangkan sifat ingin tergesa-gesa itu berasal dari setan.” (Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam musnadnya dan Baihaqi dalam Sunanul Qubro. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shoghir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Pintu ketujuh: GILA HARTA
Yaitu cinta harta. Sifat seperti ini akan membuat berusaha mencari harta bagaimana pun caranya. Sifat ini akan membuat seseorang menjadi bakhil (kikir), takut miskin dan tidak mau melakukan kewajiban yang berkaitan dengan harta.

Pintu kedelapan: FIKIRAN TERTUTUP ATAU FANATIK
Yaitu mengajak orang awam supaya ta’ashub (fanatik) pada madzhab atau golongan tertentu, tidak mau beramal selain dari yang diajarkan dalam madzhab atau golongannya.

Pintu kesembilan: MENCARI TUHAN DENGAN LOGIKA SEMATA
Yaitu mengajak orang awam untuk memikirkan hakekat (kaifiyah) dzat dan sifat Allah yang sulit digapai oleh akal mereka sehingga membuat mereka menjadi ragu dalam masalah paling urgen dalam agama ini yaitu masalah aqidah.

Pintu kesepuluh: BURUK SANGKA
Yaitu selalu berburuk sangka terhadap muslim lainnya. Jika seseorang selalu berburuk sangka (bersu’uzhon) pada muslim lainnya, pasti dia akan selalu merendahkannya dan selalu merasa lebih baik darinya. Seharusnya seorang mukmin selalu mencari udzur dari saudaranya. Berbeda dengan orang munafik yang selalu mencari-cari ‘aib orang lain.

Semoga kita dapat mengetahui pintu-pintu ini dan semoga kita diberi taufik oleh Allah untuk menjauhinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar