Rabu, 29 Februari 2012

ATTUNEMENT ILMU KEBAL "AJI TIRTA JATI"

Peringatan :
Adegan dalam gambar di artikel ini dilakukan oleh orang yg sudah terlatih. Jangan ditiru dan dilakukan tanpa bimbingan dari ahlinya.
DON'T TRY THIS AT HOME.

ATTUNEMENT AJIAN KEBAL BANYU utk keselamatan lahir batin, bersifat permanen. Tanpa jin dan khodam. Dan tanpa pantangan. Langsung test di tempat.. Syarat hrs ikhlas, suka rela, dan berani di test.

Tempat :
Desa Sekapuk RT : 2 / RW : 1 No. 16. Kec. Ujung Pangkah - Gresik - JATIM
Peminat harus datang langsung....

Pendaftaran via SMS ke 081231649477
Ketik : Daftar_TirtaJati_Nama_Alamat

ILMU KEBAL TIRTA JATI ATAU ILMU KEBAL BANYU
Adalah sebuah tekhnik untuk mengakses Energi ILAHI (NUR ILAHIAH) Air Telaga Al-Kautsar di Surga. yang mana di kisahkan bahwa siapapun yang mandi di Telaga Al-Kaustar ini maka seketika itu juga dia akan mengalami peremajaan sel pada tubuhnya, menjadi muda kembali serta awet muda.

Dalam aplikasinya, ilmu ini adalah untuk keselamatan & kejayaan lahir bathin...
Dan bila praktisinya mengalami sebuah kejadian yang mengakibatkan terluka. Maka Insya Allah luka tersebut akan segera menutup tanpa meninggalkan bekas, karena sel-sel tubuhnya di tempat yg terluka akan dengan segera meregenerasi sel-sel di tempat yang terluka tersebut. Dan juga ketika terluka sama sekali tidak merasakan sakit.... Atau minimal luka tersebut tidak sampai membahayakan jiwa para praktisinya...

Jadi karakter ilmu kebal jenis ini berbeda dengan Ilmu kebal anti bacok. Karakter ilmu kebal ini adalah seperti karakter air ketika di bacok atau di belah. yaitu segera akan menutup kembali tanpa bekas... Insya Allah, bi idznillah.....

Sahabat....
Prinsipnya, Metode NAQS DNA adalah sebuah metode mengenai pemberdayaan potensi diri. Dengan cara membuka kesadaran manusia akan potensi yang tersimpan di dalam dirinya... Sehingga tumbuh Kepercayaan diri dan keyakinan diri yang kuat dan mantap. Sebagai sarana untuk menumbuhkan keimanan kepada Tuhan.

Dan untuk itu, kami tidak perlu melakukan demonstrasi yang terlalu ekstrim hingga berdarah-darah ataupun mengundang kengerian yg berlebihan. Karena NAQS DNA bukanlah perguruan ilmu debus... Jadi maaf bila Foto yg kami upload tidak terlalu MEMUASKAN anda... he..he..he...

NAQS DNA lebih menekankan pada keseimbangan antara Rasa & Rasio, Qolbu & Akal, Hati & Fikiran. Iman & Ilmu......

Dengan adanya keseimbangan tersebut di dalam diri kita. Akan memudahkan kita untuk tergolong menjadi hamba yang Peka & Mudah untuk bersyukur terhadap nikmat tuhan... Sehingga hanya dengan sedikit diberikan tanda-tanda dari kebesaran Tuhan saja, maka hati & fikiran kita akan mudah untuk menjadi percaya terhadap kebesaran Tuhan serta semakin kokoh dalam keimanan dan keyakinan...

Pada Prinsipnya : "Semakin tinggi tingkat intelektualitas dan rasa kesadaran seorang manusia, maka akan semakin halus pula cita rasanya...." Sebaliknya.... Semakin rendah tingkat intelektualitas dan rasa kesadaran seorang manusia maka akan semakin kasar pula cita rasanya. Sehingga perlu atraksi-atraksi ekstrim dan primitive untuk membuka kesadarannya.... Dan saya kira pada zaman sekarang MESTINYA Intelektualitas, peradaban, & Rasa Kesadaran manusia telah meningkat dengan pesat. Sehingga cita rasanyapun semakin halus........

SALAM KESADARAN........

TAFSIR SURAH AL-KAUTSAR

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

١- إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ

٢- فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

٣- إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.
Maka dirikanlah shalat karena Rabb-mu dan berkurbanlah.
Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu, ia adalah yang terputus (dari rahmat Allah). [QS: Al Kautsar : 1-3]

Ayat ini menunjukkan keluasan karunia tanpa batas, dan kenikmatan yang besar lagi melimpah. Seperti firman-Nya

Dan kelak pasti Rabb-mu memberikan karuniaNya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas. [Adh Dhuha : 5]

Karunia yang besar ini berasal dari Dzat Pemberi karunia Yang Besar, kaya, lagi luas anugerahnya. Oleh karena itu, kata ganti pertama (mutakallim) dalam ayat ini, bentuknya dijama`kan, menjadi innaa (إِنَّآ) yang menandakan keagungan Sang Rabb, Dzat Yang Maha Pemberi.

Karunia ini ini utuh dan berkesinambungan sebab kalimat pada ayat ini diawali dengan kata inna yang menunjukkan penegasan dan realisasi kandungan berita layaknya fungsi sumpah. Demikian juga, Allah menggunakan fi’il madhi (kata kerja lampau) dalam kalimat ini, yang bertujuan sebagai penekanan kejadian peristiwa. Sebab obyek yang sifatnya harapan yang berasal dari Dzat Yang Maha Mulia, terhitung sebagai perkara yang pasti terjadi.

Kata Al-Kautsar berbentuk wazan fau’al seperti kata naufal. Bangsa Arab menamakan segala sesuatu yang melimpah baik kuantitasnya, atau besar kedudukan dan urgensinya dengan nama kautsar.

Wallahu A'lam

2 komentar:

  1. saya ingin belajar ilmu tsbt bagaimana caranya #salam kenal

    BalasHapus
  2. Wah hebat, pengen juga ikut ngilmu.


    NLP SEMARANG
    Kalau tanpa pengawasan ahli bisa fatal ya ?

    BalasHapus