Menata Hati, Mengukir Nasib.

BELENGGU SYAHWAT

Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh...,

Hati yang sarat dengan lukisan dunia akan menimbulkan letupan-letupan syahwat kehidupan. Hembusan angin gairah mengobarkan api tamak, menjilat dan membakar akal. Puing-puing nafsu berserakan menjadi sampah ruhani. Asap cinta memenuhi hati, menjelma rangkaian tali-tali pengikat yang membelenggu perjalanan (menuju Allah).

"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik" (Ali 'Imran: 14).

Pada hakikatnya, fasilitas hidup yang Allah sediakan di dunia adalah tali-tali syahwat yang dapat menjerat hati. Keindahannya sebatas fatamorgana dan kenikmatannya mengukir persoalan hidup bagi orang yang berjalan menuju Allah. Persoalan demi persoalan datang silih berganti menghimpit hati dan melelahkan jiwa. Kendatipun harus dimaknai setiap persoalan sebagai ujian dan cobaan, yang semestinya tidak menghalangi perjalanan, namun tidak banyak yang mampu memahami.

"Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan" (Al Anbiyaa': 35).

Kehidupan dunia bagi orang yang beriman adalah penjara. Maka siapa pun yang tidak mampu membebaskan diri dari penjara tersebut, niscaya akan terbelenggu oleh syahwat rasa memiliki dan menguasai yang berujung pada kegelisahan, seperti dihantui rasa takut kehilangan sesuatu yang dicintai.

Kemudian, bagaimana bisa berangkat menuju Allah jika tidak mampu melepaskan diri dari tirai syahwat yang membelenggu. Padahal Allah sudah memberi jalan kepada hamba-hamba-Nya untuk "berniaga ruhani", dengan imbalan keuntungan berupa pembebasan diri (manusia) dari belitan syahwat dan penderitaan.

"Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar" (Ash Shaff: 10-12)
ads
Labels: belenggu_Sahwat

Thanks for reading BELENGGU SYAHWAT. Please share...!

0 Comment for "BELENGGU SYAHWAT"

Back To Top