Rabu, 17 Agustus 2011

Rahasia Terkabulnya Doa

Firman Allah dalam Qs. Al-Ahzab: (33):35

إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا(35)

Artinya: “Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (Qs. Al- Ahzab :(33): 35)

“dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Q.S. Al Baqarah :186)

Doa adalah ibadah ruhiyah yang dapat berfungsi sebagai sarana interaksi antara seorang hamba dan penciptanya.Sabda Rasulullah ,“Doa adalah ibadah.”

Agar doa dikabulkan oleh Allah SWT ada syarat-syarat yang harus dipenuhi :
  1. Ikhlas dalam berdoa.
  2. Tidak boleh tergesa-gesa dalam berdoa. Rasulullah bersabda, “Doa seorang hamba masih akan tetap dikabulkan selama tidak berdoa dengan tujuan dosa atau memutus silaturahim dan selama tidak isti’jal.” Seorang sahabat bertanya , “Wahai Rasulullah , apa itu isti’jal?” Beliau menjawab, “(Yaitu seseorang) mengatakan ‘Saya sudah berdoa tetapi belum dikabulkan’ , lau ia merasa rugi di saat itu dan ia ringggalkan doanya.” ( HR Muslim, Tirmidzi, dan Abu Daud )
  3. Berdoa untuk kebaikan .
  4. Berdoa harus dengan kehadiran hati. Sabda Rasulullah, “Jika kalian berdoa , memintalah kepada Allah ta’ala. Mintalah dengan disertai keyakinan bahwa permintaan kalian akan dipenuhi (dikabulkan), karena sesungguhnya Allah ta’ala tiada mengabulkan doa hamba yang lalai” (HR Ahmad)
  5. Positivisme : Positive Life, Positive Thingking, Positive Feeling, & Positive Doing. Menjaga makanan, minuman , dan pakaian yang halal dan baik (thayyib) Hal ini termasuk syarat terkabulnya doa.
  6. Membaca shalawat Nabi. Hal ini berdasarkan sabda beliau sendiri, “Setiap doa tertahan hingga diucapkannya shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.” (Hadits shahih dari Al-ami’us Shaghir : 4399)
  7. Takwa. Mampu mengendalikan hawa nafsunya. Seorang hamba harus selalu berusaha untuk menjalankan apa yang diperintahkan oleh agama dan menjauhi semua larangan-NYa. Seperti firman Allah yang sudah tercantum di awal tulisan ini, “dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS Al Baqarah :186 ).

Wallahua’lam. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar