Menata Hati, Mengukir Nasib.

BIHAQQI Haa miim, ‘Ain Siin Qaaf

Haa Miim ‘Ain Siin Qaaf
Haa miim, ‘Ain Siin Qaaf…,
Lalu Sebutir benih pencerahan telah diletakkan oleh Sang Hidup kedalam dadaku. Kemudian Gerak Sang Hidup telah mengembangkan benih pencerahan itu menjadi tunas kepahaman yang siap mengakar dan mengada dalam kehidupanku.

Ternyata agar aku bisa bermetamorphosis menjadi kupu-kupu rohani yang sempurna, aku terlebih dahulu haruslah mampu mengenali sebuah ketidakbenaran sebagai sesuatu yang betul-betul tidak benar, dan mengenali pula sebuah kesalahan sebagai sesuatu yang benar-benar salah. Kalau tidak begitu, aku akan selalu saja terbawa kealam yang penuh dengan bentuk-bentuk khayalan dan ilusi yang membingungkan.

Ketidakbenaranku selama ini adalah bahwa aku telah menjadikan pikiranku sebagai identitas utama diriku. Kesalahanku yang paling besar selama ini adalah bahwa aku telah terlalu lama menjadi budak dan bahan permainan dari pola pikiranku sendiri.

Akibatnya…
Kesadaranku tercerabut dari Sang Hidup Yang Maha Dekat Dekat…
Keberadaanku menjauh dari Sang Hidup Yang Maha Nyata…
Tali bergantungku terlepas dari Sang Hidup Yang Maha Meliputi…

Sekarang…
Haa miim, ‘Aiin Siin Qaaf…,
Akupun tiba-tiba menyadari keberadaanku…
Aku hanyalah semurni-murninya Ruh milik Allah…
Akupun duduk meringkuk disisi Allahku…
Akupun merunduk bersiap menerima titah dari Allahku.

Haa miim, ‘Aiin Siin Qaaf…,
Dan akupun tinggal bergegas menjalankan titah Allahku…

Haa Miim. `Ain Siin Qaaf…, Demikianlah Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, mewahyukan (mengilhamkan) kepada kamu dan kepada orang-orang yang sebelum kamu. (Asy Syuura 1-3)

Demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan, dan Allah juga mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) ketakwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (Asy syams7-10)
ads
Labels: DOA

Thanks for reading BIHAQQI Haa miim, ‘Ain Siin Qaaf. Please share...!

1 Comment for "BIHAQQI Haa miim, ‘Ain Siin Qaaf"

Nama Lengkap : Hendra Agnes
Tempat, Tanggal Lahir : Nganjuk, 28 Agustus 1984
Usia : 33 Tahun
Status Nikah : Sudah Menikah
Status Gender : Laki-laki
Status Pekerjaan : Serabotan
Email : hendraagnes28@gmail.com
Agama : Islam
Nama Ayah Kandung : Bapak Mochammad Djainuri
Agama : Islam
Nama Ibu Kandung : Ibu Yunani
Agama : Islam
Alamat Lengkap : Jalan Joyoboyo, Loceret Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur – Indonesia
———————————————————-
A’uudzubillaahi minasy-Syaithoonir-Rojiim. Bismillaahir-Rohhmaanir-Rohhiim. WA’ALAIKUMUS-SALAAMU wa rohhmatulloohi wa barokaatuHu. Salam silaturrohmi. Semoga salam dan rahmat dan hidayah dan kesehatan ( termasuk panjang usia ) serta rezeki yang penuh melimpah berkah dan kekuatan dari Allooh SWT selalu terlimpahkan kepada Para Guru dari Bapak Ustaadz EDI SUGIANTO beserta kepada Bapak Ustaadz EDI SUGIANTO ( Selaku Pemilik situs http://www.ulilalbab.com ) yang saya segani ; beserta kedua Orang Tua Bapak Ustaadz EDI SUGIANTO serta kepada para keluarga Bapak Ustaadz EDI SUGIANTO juga. Aamiin Alloohumma Aamiin. ( QobiLtu, QobiLtu, QobiLtu ) Saya terima ijazah yang penuh berkah dengan lengkap dan sempurna tersebut tentang pentingnya IJAAZAH AMALAN BIHAQQI HAA MIIM , AIIN SIIN QOOF tersebut dari Bapak Ustaadz EDI SUGIANTO . Dan saya mohon izin untuk mengamalkannya lillaahi Ta’aalaa. Dan saya mohon do’a restu kepada Bapak Ustaadz EDI SUGIANTO supaya saya berhasil dalam mengamalkan IJAAZAH AMALAN BIHAQQI HAA MIIM , AIIN SIIN QOOF tersebut demi meningkatkan ibadah hanya kepada Allooh SWT secara ikhlas. Aamiin Alloohumma Aamiin. Saya berjanji akan menjaga nama baik blog http://www.ulilalbab.com dan saya TIDAK ingin menyalahgunakan isi dari blog http://www.ulilalbab.com ini. Dan Saya selalu mengucapkan Terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada Bapak Ustaadz EDI SUGIANTO atas Ijazah yang penuh berkah itu. Dan saya berjanji akan selalu ingin mengirim hadiah Q.S. Al-Faatihah kepada Para Guru dari Bapak Ustaadz EDI SUGIANTO beserta kedua Orang Tua Bapak Ustaadz EDI SUGIANTO serta kepada para keluarga Bapak Ustaadz EDI SUGIANTO juga setiap hari bibarokatiL-Faatihah.

Back To Top