Kamis, 21 Juni 2012

Kebal Karena Khodam Jin Muslim & Ilmu Kebal Sejati

DISKUSI FACEBOOK : ILMU KEBAL DENGAN BANTUAN KHODAM JIN MUSLIM...

Reposting status Ustad Perdana Akhmad Bin Ahmad :
Pengalaman Ustadz Azib Susiyanto pernah menerapi seorang pendekar ilmu kebal pada acara pengobatan holistik di Batam, ketika Ustadz Azib membentak jin dalam tubuh pendekar tersebut langsung bereaksi menggeram, lalu beliau mengatakan apa tujuanmu dalam tubuhnya. Jin itu mengatakan " saya senang disembah!" Ustadz Azib Susiyanto mengatakan "dengan apa?" Jin itu mengatakan : "Dengan Sholat 5 waktu, Dengan puasa 40 hari, dengan wirid" .......

hikmahnya kadang amalan ilmu kanuragan menyaratkan seseorang untuk selalu sholat 5 waktu agar ilmu kebalnya selalu ada dalam dirinya, talbis iblisnya ketika sudah berubah niat dari karena Allah menjadi karena ilmu kebal/lainnya maka shalatnya untuk khodam penjaga ilmu bukan karena Allah, dia puasa 40 hari untuk mendapatkan ilmu kebal bukan karena Allah melainkan sebagai syarat ketundukan pada Khodam ilmu, membaca wirid bukan karena Allah melainkan karena untuk berbakti pada khodam ilmu kebal. HATI-HATILAH IBADAH KITA BUKAN KARENA ALLAH MELAINKAN KARENA UNTUK KHODAM ILMU KESAKTIAN (KEBAL) maka syiriklah yang kita dapatkan karean kita sudah menyembah ilmu kebal dan bukan bukan karena Allah !

Diskusi dalam koment :
Edi Sugianto :
Betul....
Ciri seseorang yg memelihara Jin Muslim adalah mereka di ikat dengan aturan syariat yg ketat, bahkan melampaui aturan hukum yg sebenarnya....
Allah swt adalah Maha Pengampun dan Maha Pemaaf, akan tetapi jin muslim memberikan aturan yg lebih ketat lagi. Akibatnya, bila si pemelihara jin muslim melanggar pantangan agama. Maka dia akan menederita akibat negatif yg sangat luar biasa. Bisa berupa kelumpuhan fisik, sakit mendadak, miskin mendadak, atau sial terus menerus.... Yg sebenarnya semua itu adalah merupakan rekayasa gangguan dari si jin kepada yg memeliharanya....
Wallahu a'lam.....
Perdana Akhmad Bin Ahmad :
@Edi Sugianto betul sekali :) banyak aturan untuk memelihara khodam ilmu kanuragan, harus wirid dengan bilangan tertentu dan saat tertentu, puasa tertentu tiap tahun dll akibatnya ghuluw (berlebih-lebihan) dalam melaksanakan syari'at yang tak ada tuntunannya melebihi yang sudah ditentukan agama, jadinya kita bukan memperbudak jin melainkan kita yang diperbudaknya :D
Edi Sugianto :
Perdana Akhmad Bin Ahmad :
Yups., setuju sekali. Kalau berzikir ya, berzikirlah sebanyak-banyaknya tanpa batasan hitung-hitungan. Karena demikianlah yg difirmankan Allah swt dalam Al-Quran....
Perdana Akhmad Bin Ahmad :
dan berdzikir murni karena Allah bukan karena Ilmu maka Allah Maha Tahu apa yang kita butuhkan dari-Nya :)

Edi Sugianto :
@Perdana Akhmad Bin Ahmad : Betul, kita harus tahu mana aktifitas yang tergolong zikrullah semata dan mana aktifitas yg tergolong dalam rangka berdoa memohon sesuatu kepada Allah swt.....
Rahab Hasbulloh :
Tidak Semua Yang Berdzikir Dengan Hitungan Tertentu Mengarah Kepada Tujuan Selain-NYA..!!!!!^_^

Edi Sugianto Wong Gresik :
Saya juga setuju dengan Gus Munir Rahab Hasbulloh............Ulama berijtihad, tentu disertai landasan hukumnya. Dan karena ini adalah medan ijtihad, maka tentu tidak semua ulama setuju dengan pendapat tsb.
Masnana Sukana Mnc :
salah 1 ciri dzikir krn Allah adalah "tenang" hatinya baik lewat hitungan atau tdk. so, hny yg berdikir itu yg merasakan n Allah
Edi Sugianto Wong Gresik :
Ketenangan Hati & fikiran harus ada buktinya. yaitu mampu bersabar dan bersyukur atas apapun kondisi kehidupan yg dialami.....
Perdana Akhmad Bin Ahmad :
boleh dzikir yang ada hitungannya yang jelas tuntunannya seperti dzikir habis sholat, atau yg termaktub dalam hadits. yang paling utama ada dzikir sir dalam hati tidak ada hitungan setiap hembusan nafas kita berdzikir kepada Allah
Edi Sugianto :
Sangat setuju ustadz Perdana Akhmad Bin Ahmad......berkekalan dalam zikrullah.... menapaki maqom ikhsan..........
Perdana Akhmad Bin Ahmad :
menuju ma'rifatullah.....
Edi Sugianto :
KAFFAH DALAM ISLAM....
Haris Sahaja :
mas perdana@ kalau zikir d jadikan sbg jembtan/peranta dlm bermohon ataupun memhon perlindungan kpd Allah ta'ala boleh tidak???
Perdana Akhmad Bin Ahmad ‎:
Haris Sahaja : ya tentu boleh, ada banyak sekali dzikir yang ada tuntunannya guna memohon perlindungan kepada Allah, salah satunya adalah “Jika seseorang keluar rumah, lalu dia mengucapkan “Bismillahi tawakkaltu‘alallah, laa hawla wa laa quwwata illa billah” (Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya),maka dikatakan ketika itu: “Engkau akan diberi petunjuk, dicukupkan dan dijaga”. Setan pun akan menyingkir darinya. Setan yang lain akan mengatakan: “Bagaimana mungkin engkau bisa mengganggu seseorang yang telah mendapatkan petunjuk, kecukupan dan penjagaan?!” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Ruqyah Syar'i Pengobatan Qur'ani :
Bahkan seorang raqi' (peruqyah) pun bisa jatuh ke dalam jurang kesyirikan dengan meyakini bahwa semakin sering dia ibadah, semakin afdhol dalam mengobati, semakin sering mengaji merasa jadi "sakti/terlindungi" dan ditakuti jin kafir. Padahal semua karena izin dan ridho Allah SWT.
Perdana Akhmad Bin Ahmad :
Subhanallah betul sekali Ustadz Ruqyah Syar'i Pengobatan Qur'ani niat ibadahnya bukan karena Allah melainkan karena ingin ditakuti oleh jin dan semakin meningkat daya/kekuatan ruqyahnya, sungguh tipu daya setan amatlah halus
Kang Mung Ali
Hmm...Bagi qu..tiada lagi yang lebih sakti pabila Alloh melindungi kita dengan kalimat selamat,ilmu kebal pun dipelajari tiap orang yang membutuhkan bertujuan untuk keyakinan agar selamat dengan pelbagai keyakinan untuk selamat,kekebalan yang selamat,ada yang punyai ilmu kebal tapi ngak selamat baik hidup didunia maupun akhirat..maka perbanyakan belajar ilmu selamat agar diselamatkanNya.ilmu selamat dunia akhirat.itulah pertolongan Alloh pasti datang melalui sekalian balatenteranya agar selamat walau musoh2 Alloh itu mungkin punyai ilmu kebal dan menyangka akan terselamat..agar selamat disini..qu mengucapkan salam kasih,salam sayang,salam hormat dan selamat malam suhu dan all...hehehehe....Salam malam penyejuk jiwa.........Tingg!!!

status selanjutnya dari Mas Edi Sugianto :
ILMU KEBAL SEJATI
Ilmu kebal sejati bukanlah ilmu sulap, juga bukan ilmu sihir, juga bukanlah hasil kerjasama dengan jin ataupun setan, ilmu kebal sejati juga bukanlah ilmu permainan dan tontonan.

Ilmu kebal sejati hakikatnya adalah kristalisasi dari THE POWER OF BELIEVING...Pancaran dari Cahaya Keimanan & Keyakinan.... Yang kekuatan getarannya dapat meruntuhkan segala entitas negatif serta niat jahat yang dipancarkan dari luar.... Dan bahkan dapat meningkatkan resonansi negatif yg datang dari luar untuk juga bergetar dalam frekwensi getaran yang positif....

Sebuah contoh fenomena ilmu kebal sejati di zaman Rasulullah, dimana Pancaran Getaran Cahaya Keimanan yang memancar dari dada Rasulullah dapat meruntuhkan pedang orang yang berniat jahat kepada beliau....

Ada sebuah kisah di zaman Rasulullah. Suatu hari seorang kafir bernama Da'tsur berniat membunuh Rasulullah S.A.W. Da’tsur melihat Rasulullah SAW duduk sendirian di bawah pohon kurma. Saat itu beliau tengah istirahat. Segera saja ia menghampiri beliau, menghunus pedang lalu menodongkannya ke leher Rasulullah SAW.

Wahai Muhammad, sekarang engkau sendirian. Siapa yang akan menolongmu?,” gertak Da’tsur. Dengan mantap Rasulullah bersabda, “Allah!” Mendengar kata “Allah”, Da’tsur langsung gemetar, lemas sekujur tubuhnya, hingga pedang yang dihunusnya jatuh. Rasul segera mengambil pedang itu, lalu balik menodongkannya pada Da’tsur, “Sekarang, siapa yang akan menolongmu?,” seru beliau. “Tidak ada wahai Muhammad, kecuali engkau mau menolongku!

Sahabat..
Dengan sangat cepat, Rasulullah SAW mampu mengalihkan perhatian dari makhluk kepada kepada Dzat Yang Menguasai makhluk. Mata beliau melihat Da’tsur, namun hati belua fokus kepada Allah yang menguasai Da’tsur. Sehingga apa yang beliau ucapkan sangat powerfull. Kata “Allah” diucapkan sepenuh keyakinan & Iman. Itulah yang membuat Da’tsur terguncang....

Sahabat...
Sekedar untuk renungan, sudahkah kalimat Toyibah yang keluar dari lisan kita mampu meruntuhkan golok ataupun pedang dari orang jahat yg menempelkan pedangnya di leher kita.....????

SALAM CAHAYA...
Edi Sugianto, CHt CI MNLP [081 231 649 477]
Founder NAQS DNA, International Trainer, Personal Coach, Therapist, & Counselor.
|www.naqsdna.com|
=========================================
PELATIHAN PRIVATE :
NAQS DNA CENTER
SOHO OFFICE, Jl. Ketintang Baru III No. 79
Surabaya [Fax. 031-8270653]
=========================================
PELATIHAN REGULER :
Jakarta, 23 & 24 Juni 2012
Atlantic Hotel, Jl. Salemba Raya 26
Jakarta Pusat
|www.keajaibanhati.com|

9 komentar:

  1. Betul apa yg ustadz bilang ....sebgai mantan orang sakti sya telah bertobat

    BalasHapus
  2. Hati hati juga ketika engkau meruqiah, lalu jin yang kau tanya menjawab pertanyaanmu, bisa jadi dia berbohong.

    BalasHapus
  3. menghitung hitung dzikir ? anda iklash tidak..? dzikirlah sebanyak banyaknya... tanpa direpotkan dengan menghitungnya...! nanti ada muatan dari ***** karena ketidak iklasan... dan menunggu balasan (karomah, keajaiban etc.. etc)

    BalasHapus
  4. pengetahuan saya memang masih sangat dangkal,akan tetapi menurut sapengetahuan saya,,,semua ilmu(dalam hal ini,ilmu yg bersifat visik)tidak ada,yg bisa dibilang GRATIS (TIADA AMALAN),boleh dibilang semua,trmasuk benda AZIMAT.yang saya ingin tanyakan,apakah semua ilmu (kebal)dalam hal ini,tidak boleh(HARAM),,,,?

    BalasHapus
  5. hidup lah seperti apa yg Allah telah takdirkan kepada qta,,tidak kebal,tembus pandang dan menjadi orang sakti,,,jdilah manusia seperti manusia pada umumny,,jauhi meminta ruqiyah atau pun ke dukun,,memohon lah kepada Allah utk keselamatan dunia dan di akhirat,,bila pun qta meninggal dgn sakit,di santet atau kerasukan,,maka itu takdir Allah,,meninggal dlm keadaan islam,,bukan ke dukun atau ruqiyah yg dpt menjerumuskan ke syirik,,ikuti al-quran dan hadist,,itu lbh baik bagimu dr pada mempelajari sesuatu yg tak brguna,,Allah memberitahu hal2 yg ghaib k manusia,melainkan itu hny sdikit,,jd manusia jgn brlebihan menafsirkan ghaib sprti apa,,wassalam,,

    BalasHapus
  6. Masukkan komentar Anda... Assalamualaikum. Dulu almarhum kakek saya sangat gemar belajar ilmu kesaktian. Kenapa saya sbg cucu nya, hidup saya suram banget. Hidup saya spt dikutuk. Saya sial seumur hidup. Dulu saat saya msh kecil, saya sering sakit sakitan shg otak saya jadi dungu dan badan saya jadi loyo, shg saya kalau kerja, sekolah, bergaul, olahraga, nyari jodob dll saya sering diremehkan org, dibodohi org, didiskriminasi org dll. Saya org nya sngt penakut, minder, kuper, pemarah, gampang gelisah, saya kalau menghadapi org sering gerogi, salah tingkah, gemetar dll. Saya di kampung sering difitnah dan dijelekin tetangga, sering dibenci dan dimusuhi teman, dijauhi kerabat, dikucilkan masyarakat dll. Kemudian saya merantau.. org2 di sana yg laki laki menghina saya, menipu saya, mencuri uang saya, menghajar saya, memfitnah saya, mengkhianati saya dll. Org2 di sana yg perempuan mencolak cinta saya, meremehkan saya, mempermainkan saya, memanfaatkan saya, mengejek saya dll. Pdhl saya baik, jujur dan suka menolong. Mungkin krn saya nampak dungu dan loyo. Saya kalau kerja sering dimutasi dan dipecat krn dianggap tdk becus bekerja. Saya kalau kerja badan gampang capek, nafas sesak, mata berkunang, dada sakit, badan lemas dll. Kemudian saya terpaksa pulang kampung, di kampung saya nganggur dan jomblo bertahun tahun lama nya. Lbh dari 10 thn sampai skrng blm berubah nasib saya. Saya sdh beberapa thn lumayan rajin ibadah tp nasib saya tetap tdk pernah berubah. Saya bolak balik ke perantauan utk nyari kerja tp gagal terus. Nyari jodoh dan rejeki rasa nya semakin sulit krn umur semakin tua. Saya terpaksa buka usaha kecil kecilan di rumah tp hasil nya tdk seberapa malahan akhir nya bangkrut. Dulu ayah saya bilang saya spt org cacat mental, dulu guru sma saya bilang otak dan tenaga saya payah spt tdk diimunisasi, dulu adik saya bilang saya tdk berguna, dulu pak lik saya bilang saya bodoh, dulu atasan saya bilang otak dan tenaga saya tdk memenuhi syarat utk bekerja, dulu teman2 saya ada yg bilang saya bodoh dan lemah, ada yg bilang saya orang aneh dan langka, ada yg bilang saya manusia setengah jadi, ada yg bilang saya tdk punya masa depan dll. Dulu almarhum kakek saya, anak cucu nya bnyk yg mati saat balita, ada yg hidup tp cacat mental, ada yg susah jodoh dan rejeki dll. Murid kakek saya, anak nya juga ada yg cacat mental. Mungkin diganggu jin kakek saya.

    BalasHapus