Menata Hati, Mengukir Nasib.


ads
Metafisika Modern

35. Al Ghafur

Dia adalah Dzat yang banyak memberikan ampunan dan merahasiakan. Ism ini sama maknanya dengan ism Allah lainnya, yaitu Al-Ghaffar, namun ia memberitakan tentang jenis mubalaghah yang tidak diberitakan oleh Al-Ghaffar. Sebab Al-Ghafur memberitakan tentang mubalaghah yang muncul dari tambahan ampunan yang berulang-ulang. Dia adalah Ghafur dalam arti bahwa Dia memiliki sifat pengampun yang sempurna hingga mencapai puncakknya. Mubalaghah yang dapat dipahami dari Al-Ghaffar adalah menurut jumlah, sedangkan mubalaghah yang dipaahami dari Al-Ghafur itu menurut keadaan.

Berakhlak dengan ism ini menuntut seseorang untuk senantiasa meminta pengampunan dan memaafkan kesalahan orang lain. Inilah kunci ampunan dari Allah SWT, seperti yang difirmankan-Nya di dalam surah An-Nur yang berbunyi:

“Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang miskin, dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? ..” (QS An Nur: 22)

Khasiatnya
Barangsiapa menuliskan ism ini diatas orang yang sakit demam, niscaya akan sembuh. Dan barangsiapa menuliskan Sayyidul Istighfar lalu dihapusnya dengan air dan diminumkannya kepada orang yang sedang kesulitan dalam menghadapi ajal sehingga lidahnya sulit mengucapkan kata-kata, maka akan menjadi mudahlah saat sakaratul maut orang yang bersangkutan. Ia telah dicoba oleh banyak orang dan berhasil dengan baik.
ads
Labels: Power Khasiyat Asmaul Husna

Thanks for reading 35. Al Ghafur. Please share...!

0 Comment for "35. Al Ghafur"

Back To Top